Juni 20, 2021

Warga Kelurahan Binjai Keluhkan Permasalahan Sampah dan Lampu Saat Sosperda No.6 Tahunn 2015 Yang Digelar David Roni Ganda Sinaga

Share

Medan – AYOMEDAN.COM : Dua Ratusan orang warga Jalan Air Bersih Ujung (pinggir sungai) Lingkungan IV Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, menyalurkan ‘aspirasinya’ saat hadir pada acara Sosialisasi Perda (Sosperda) No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Medan David Roni Ganda Sinaga SE, Sabtu (22/5/2021).

Dihadapan Lurah Binjai Timur yang diwakili Kepala Lingkungan IV Jun Frengky Hsb, David Roni menyampaikan, bahwa dirinya pada saat Sosper setiap bulannya sering mengangkat masalah persampahan. Hal itu dikarenakan, sampah tetap menjadi persoalan yang belum terselesaikan ditengah-tengah masyarakat Kota Medan.

“Sama kita ketahui, selama ini Pemko Medan dinilai gagal dalam mengelola limbah sampah masyarakat. Berbanding jauh dengan program Walikota Medan Bobby Nasution saat ini,” kata Politisi Partai PDI Perjuangan ini.

Sebaliknya, tambah David, jika sampah tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah, mulai dari banjir, sumber penyakit dan berbagai persoalan kesehatan lainnya. “Sampah ini bisa membuat Indonesia, khususnya Kota Medan tenggelam,” jelasnya.

Dewan yang duduk di Komisi IV DPRD Medan kembali menyampaikan apresiasinya, atas kinerja Walikota Medan M Bobby Afif Nasution, yang terus giat menata wajah Kota Medan menjadi lebih baik, dengan perbaikan infrastruktur serta membersihkan parit dan sungai dari sampah.

David pun menjelaskan lebih rinci, bahwa Perda No. 6 Tahun 2015 khusus tentang Pengelolaan Sampah. Dan diharapkan, kesadaran warga tidak membuang sampah sembarangan akan berkurang.

“Di Perda ini sudah dijelaskan berbagai hal tentang pengelolaan sampah di Kota Medan. Perda inilah yang menjadi acuan kita dalam mengelola sampah,” pungkasnya.

Sesi tanya jawab

Rosani Opung Sungguh warga Lorong VI Gg.Santun mengeluhkan sampah yang sudah menyumbat aliran parit disekitar tempat tinggalnya. “Banyak sampah yang dibuang masyarakat yang tinggal di GG.Santun sendiri,” keluhnya.

Opung Noah (65) warga Jalan Air Bersih mengatakan, bahwa disekitar jalan menuju rumahnya lampu penerangan masih ada  yang mati, dan pengadaan tong sampah. “Jadi kami minta lampunya di perbaiki serta tong sampah di sediakan,” pintanya.

Menanggapi pertanyaan ini, David akan menindaklanjuti ke dinas terkait. “Dalam waktu dekat kita minta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan segera memasang lampu. Dan meminta pihak Kelurahan segera melihat lokasi parit yang tersumbat tersebut,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan Sosperda, David Roni Ganda Sinaga memberikan seminar kit, kue dan nasi kotak kepada 10 orang perwakilan warga.

Reporter : Amsari


Share