Juli 28, 2021

Surat Kuasa Dituduh Palsu Karena Getol Bela PKL Pasar Sidikalang, LBH SIKAP : Jika Tidak Ada Itikad Baik, Kami Tempuh Jalur Hukum

Share

Surat Kuasa Dituduh Palsu Karena Getol Bela PKL Pasar Sidikalang, LBH SIKAP : Jika Tidak Ada Itikad Baik, Kami Tempuh Jalur Hukum

Medan – AYOMEDAN.COM : Ketua Lembaga Bantuan Hukum Study Kebijakan Publik (SIKAP) Medan, Dedi Kurniawan Angkat, SH, dituding mengantongi surat Kuasa Palsu dari Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Sidikalang, oleh beberapa oknum melalui kolom komentar  media sosial Facebook.

Dedi meyakini, hal ini berkaitan dengan pendampingan para PKL Pasar Sidikalang yang dilakukan lembaganya, sejak beberapa bulan silam. Bahkan, satu akun yang tidak dikenalnya, mengirimkan pesan pribadi dengan isi penggiringan, agar Dedi tidak lagi melanjutkan perjuangannya tersebut.

“Satu akun inisial JTD, berkomentar melalui kolom komentar di postingan saya tentang berita PKL Sidikalang. Dia bilang, surat kuasa saya palsu. Satu lagi inisial RH, mengirimkan pesan pribadi. Inti isinya agar saya tidak mengurusi PKL Sidikalang. Bahkan, dia mengajak untuk berjumpa yang saya sendiri tidak tahu kapasitas dia sebagai apa,” ungkap Dedi, Kamis (10/6/2021) malam.

Meski telah dipancing untuk bersitegang, Dedi tetap menyikapinya dengan dewasa dan kepala dingin. Melalui pemberitaan ini, Dedi meminta agar pihak yang sudah mengirimkan pesan dan berkomentar negatif kepadanya beritikad baik dalam waktu dekat, agar tidak berlanjut ke ranah hukum.

Menurut Dedi, persoalan PKL Sidikalang bukanlah perkara yang sulit untuk diselesaikan. Bahkan, sebagai kuasa hukum PKL Sidikalang, Dedi telah melayangkan surat 2 kali kepada PD Pasar.

“Kita menjalankan pendampingan sesuai prosedur. Kita layangkan surat pertama pada 4 Maret 2021, kita ajak mereka untuk duduk bersama tapi tidak direspon. Lalu, kami kirim kembali surat kedua berupa somasi kita pada tanggal 8 Maret 2021. Sampai sekarang tidak juga ada respon. Malah, ada oknum yang ngajak jumpa melalui Facebook dan menuduh surat kuasa kami palsu,” terang Dedi.

Dengan kejadian yang dialaminya, Dedi bersama rekan-rekannya dari LBH SIKAP tetap meneruskan perjuangan membela PKL Sidikalang. Sebab, dari informasi yang mereka terima. Ada permainan terjadi dalam penerbitan sanksi denda Rp. 50 Juta bagi para PKL dari PD Pasar.

Sementara itu Kepala Team Advokasi, Muhammad Abdi Manullang, SH mengatakan, peristiwa ini menjadikan mereka semakin termotivasi untuk meneruskan perjuangan. Mereka akan melakukan upaya hukum maksimal.

“Kita akan menindak lanjuti perjuangan, apalagi menyangkut Kehormatan LBH Sikap. Hasil pembahasan internal LBH Sikap dalam Waktu Dekat akan tetap melakukan upaya hukum Somasi kembali secara person karena sudah mencemarkan Nama Baik Lembaga Bantuan Hukum Studi Kebijakan Publik, bila perlu Kita bawa ke jalur pidana jika tidak juga punya itikad baik,” tegasnya. (ams)


Share