Oknum Aparat Tuduh Okor Ginting Pukuli 8 Emak-emak, FKWI: Gak Logika Karena Dia Sedang Struk dan Diabetes

Oknum Aparat Tuduh Okor Ginting Pukuli 8 Emak-emak, FKWI: Gak Logika Karena Dia Sedang Struk dan Diabetes

Share

Medan – Ayomedan.com : Direktur Forum Komunikasi Waratawan Indonesia (FKWI), Moh. Hendrik Paris Hutapea, SH sangat mengutuk oknum ‘Aparat’ yang pernah bertugas di Kabupaten Langkat, menuduh Okor Ginting telah memukul Emak – emak. Padahal, orang yang dituduh sedang mengalami sakit stroke dan diabetes selama 8 tahun.

“Logikanya lah, saat ini Bang Okor sedang sakit stroke dan diabetes, terus dituduh memukuli 8 orang emak-emak oleh oknum ‘Aparat’ yang pernah bertugas di Langkat. Dibilang pula bang Okor Ginting ini pakai tangan dan kaki untuk melakukan kekerasan km kepada emak-emak. Saya menduga kuat, dia ini ingin dikondisikan oleh seseorang,” kata Hendrik, Sabtu (17/7/2021) siang.

Keyakinan Direktur FKWI yang biasa disapa Bung Pea ini, dikuatkan dengan hasil kunjungannya secara langsung ke kediaman Okor Ginting di langkat. Melalui anak kandungnya, petinggi FKWI ini mendapati rekam medis dari beberapa rumah sakit, yang membuktikan bahwa Okor Ginting telah mengalami sakit stroke dan diabetes sejak tahun 2013 hingga saat ini.

“Janganlah kita bermain curang terhadap seseoarang dengan segala cara. Bang Okor ini sudah Sakit selama 8 tahun, kok di isukan mukul emak emak menggunakan tangan dan kakinya sendiri. Hasil medis sudah kita lihat langsung, dan sah dikeluarkan oleh dokter,” jelas Hendrik di Medan.

Masyarakat lain mengenal Okor Ginting, memiliki lahan seluas ribuan hektar di kawasan Kecamatan Sei wampu. Meski begitu, ia sangat peduli terhadap pekerja di perkebunan kelapa sawit yang dikelolanya.

Klengi Perangin-angin (63) salah seorang warga Dusun Bukit Dinding mengungkapkan, bahwa Okor Ginting adalah seorang pejuang di Desa ini, mulai dari infrastruktur jalan dan hal lainnya terkait kemajuan Desa.

“Saya kenal dekat dengan Okor Ginting, dia orangnya baik dan sering membantu di Desa ini. Saya sangat terkejut mendengar kabar miring, yang katanya Okor Ginting seorang yang jahat dan ditakuti, padahal Okor Ginting sangat baik kepada masyarakat sekitar, mungkin ada oknum yang tidak senang dengan dirinya karena persaingan bisnis yang dikelola Okor saat ini maju pesat,” ungkap Klengi perangin-angin atau sering disapa bolang kepada wartawan, Jum’at (16/7/2021) kemaren.

Jelas saja, dalam Sidang Perdananya. Okor Ginting menyatakan tidakp ernah Memaksa Beli Sawit Masyarakat

Hal senada juga diungkapkan Hadir Sembiring (62), warga Dusun Bukit Dinding. Menurutnya, terjadinya kabar isu yang tak sedap dialami Okor Ginting itu disebabkan karena persaingan bisnis Penampungan Kelapa Sawit. Lantaran majunya bisnis yang dikelola Okor Ginting membuat sejumlah oknum tidak senang.

“Saya sangat yakin isu yang beredar saat ini tentang Pak Okor Ginting tidak benar, karena yang saya tau pak Okor Ginting itu orangnya sosial dan loyalitas terhadap masyarakat Desa Bukit Dinding,” ujar Hadir.

Jonita Agina Bangun, Wakil Ketua DPC Kamtibmas Kabupaten Langkat menanggapi kabar miring yang menerpa Okor Ginting, melakukan kunjungan ke Desa tempat tinggal Okor Ginting,

Di lokasi Dusun VII Bukit Dinding Desa Besilam Bukit Lambasah Kecamatan Sei Wampu Kabupaten Langkat, Jonita Angina Bangun bertemu beberapa tokoh masyarakat dan para karyawan kebun milik Okor Ginting.

Dipaparkan Jonita, dari hasil keterangan masyarakat, mereka menyangkal atas tudingan yang beredar isu Okor Ginting seorang preman yang ditakuti dan jahat.

“Justru sebaliknya masyarakat sekitar selama ini sering dibantu oleh Okor Ginting, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, lapangan pekerjaan dan bantuan setiap tahunnya di Desa Bukit Dinding,” terangnya.

Ditambahkan Jonita Angina Bangun yang pernah menjadi anggota DPRD Kota Binjai ini, Okor Ginting mempunyai surat sertifikat Piagam Penghargaan dari Polres Langkat pada tanggal 14 Januari Tahun 2003 dalam berupa bantuan kepada Polres Langkat.

“Jadi, bagaimana mungkin Okor Ginting dibilang seorang penjahat yang ditakuti. Sementara dia pernah mendapatkan piagam penghargaan. Jadi harapan saya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Langkat atas isu yang menerpa Okor Ginting, itu semua tidak benar,” pungkasnya.
(ams)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *