Reses Masa Sidang I Titik Pertama Deme Duma Minta Siskamling Digalakkan Kembali di Kecamatan Helvetia

Reses Masa Sidang I Titik Pertama Deme Duma Minta Siskamling Digalakkan Kembali di Kecamatan Helvetia

Share

Medan – Ayomedan.com: Dame Duma Sari Hutagalung yang merupakan wakil rakyat dari Dapil I, meliputi Kecamatan Medan Barat, Medan Petisah, Medan Helvetia dan Medan Baru, kembali menjemput aspirasi masyarakat melalui Reses masa Sidang I (Pertama) Tahun ke III Tahun Anggaran 2021, di Jalan Beringin II Kelurahan Helvetia Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (18/12/2021) sore.

Hadir pada kegiatan Reses ini antara lain, Linda Silalahi dari Dinas Sosial Medan, Ranto Simanungkalit dari Dishub Medan, R. Dedy Handoko mewakili Camat Medan Helvetia dan ratusan masyarakat.

Pada kata pembukanya, Dame Duma menyampaikan, bahwa pelaksanaan Reses III masa Sidang II tahun 2021 yang dilaksanakannya pada hari ini, merupakan tugas rutin anggota DPRD Kota Medan. Guna menjemput aspirasi serta keluhan warga di Kelurahan masing-masing. Yang nantinya menjadi masukan bagi wakil rakyat, untuk dapat dibawa maupun dimasukkan pada P-APBD 2022 disidang Paripurna DPRD kota Medan.

“Pada kesempatan ini, saya ingin mendengar langsung aspirasi dan keluhan dari Bapak/Ibu sekalian, mengenai pelayanan Instansi atau OPD Pemko Medan, terkait masalah Jalan, Sampah, Penanganan Banjir, Kesehatan dan Bantuan Sosial,” ucapnya.

Politisi Partai Gerindra Kota Medan ini juga menerangkan, bahwa selain Reses, setiap bulan mereka juga melaksanakan Sosperda. Dan di Reses hari ini, dirinya mengundang OPD terkait, agar mereka dapat mendengar langsung keluhan warga masyarakat.

“Terkhusus masalah pencurian kabel lampu di Jalan Persatuan yang hilang dicuri. Untuk itu, guna mencegah terjadinya pencurian berikutnya, saya minta agar Siskamling pada malam hari diaktifkan kembali di Kecamatan Helvetia,” harapnya.

Tak menunggu lama, Dame Duma langsung melakukan sesi tanyak jawab.

Linda perwakilan Dinas Sosial dalam penjelasan nya menambahkan, bahwa masyarakat yang mendapat bantuan sosial dari pemerintah harus terdaftar di DTKS. “Kalau nama bapak/ibu tidak terdaftar di DTKS, sudah pasti tidak berhak mendapatkan bantuan tersebut,” ujarnya.

Ny TN br Panggabean warga Gg Bahagia Kelurahan Cinta Damai, meminta agar air pam yang megalir kerumahnya dan penduduk lain pada malam hari tidak mengalir. Dan juga ada sebuah pohon tua didekat rumahnya yang sudah.

“Tolonglah ibu Duma agar disampaikan permasalahan air kami ini. Sedangkan pohon tua itu takutnya akan tumbang menimpa rumah kami, apabila ada angin kencang dan hujan lebat,” pintanya.

Menanggapi pohon tua tersebut, Dame Duma memastikan pada hari Senin nanti, pihak Dinas Pertamanan dan Kebersihan akan datang memotong pohon tersebut.

“Sedangkan masalah air pam yang ngadat, saya akan minta bantuan anggota DPRD Sumut Beny H Sihotang, selaku ketua Komisi C yang menjadi kontempartnya PDAM Tirtanadi,” jelasnya.

Diakhir kegiatan Reses, Dame Duma memberikan seminar kit kepada ratusan masyarakat yang hadir.
(ams-Red)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *