Rikardo Purba : Izin Pembangunan SPBU Sudah Lengkap dan Sesuai Aturan

Rikardo Purba : Izin Pembangunan SPBU Sudah Lengkap dan Sesuai Aturan

Share

Medan – Ayomedan.com : PT.Shell Indonesia sebagai investor tunduk dan taat terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk dikota Medan.

Hal ini dikatakan Tim Permit Shell Rikardo Purba menjawab wartawan terkait adanya penolakan warga Tegal Sari Mandala 3, Kecamatan Medan Denai, seiring rencana pembangunan SPBU dilokasi tersebut, Selasa (10/8/2021).

Dijelaskan Rikardo, mengenai izin gangguan/HO, pihaknya akan mempedomani UU nomor 11 tahun 2020, tentang cipta kerja pasal 110, juncto Permendagri nomor 27 tahun 2009, tentang pedoman Penetapan Izin Gangguan di daerah, juncto SE Mendagri No. 503/6490/SJ tanggal 17 Juli 2019, tentang penyelenggaraan perizinan dan Non-Perizinan di daerah, Undang-Undang gangguan dan izin gangguan (beserta pedoman penetapan izin gangguan di daerah) sudah dinyatakan tidak berlaku.

Mengenai izin tetangga, sambung Rikardo, PT. Shell Indonesia sangat menghormati dan menghargai tanggapan dari warga sekitar lokasi pembangunan tanpa ada paksaan apapun dari pihak-pihak lain.

“Permintaan izin tetangga yang dilakukan oleh tim permit PT. Shell Indonesia terlebih dahulu melakukan konfirmasi terhadap pihak Kelurahan (Kepling, Lurah) terkait adanya rencana pembangunan SPBU Shell yang ada di Jalan Denai nomor 224, lingk-14, Kel. Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, dimana pihak kelurahan mendukung atas rencana pembangunan SPBU Shell,” jelasnya.

Pihak Kelurahan, lanjut Rikardo, memberikan arahan agar nantinya Team permit dari PT.Shell Indonesia didampingi Kepling Ling-14 untuk menemui para warga yang berdampingan dengan lokasi SPBU Shell di Jalan denai nomor 224, lingk-14, Kel.Tegal Sari Mandala III, Kec. Medan Denai untuk permintaan izin dari warga.

“Kepling Kelurahan Tegal sari Mandala III memberitahu kepada warga terkait rencana pembangunan SPBU tanpa membawa form persetujuan tetangga dari PT. Shell kerena sifatnya sebagai pemberitahuan saja, karena untuk permintaan izin tetangga dilakukan langsung oleh tim permit PT Shell Indonesia,” ungkapnya.

Rikardo memastikan bahwa tidak ada unsur paksaan atau pun lobi-lobi antara pihak PT Shell Indonesia dan pihak kelurahan dalam permintaan izin tetangga yang ada di Jalan Denai, Kelurahan Tegal Sari Mandala III.

“Sebab semua bentuk perizinan yang dimiliki PT Shell atas pembangunan SPBU itu, sudah terkonek dengan pemerintah pusat,” pungkasnya. (ams)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *