Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Pemdes Paya Geli Himbau Pihak Sekolah Terapkan Prokes Ketat

Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Pemdes Paya Geli Himbau Pihak Sekolah Terapkan Prokes Ketat

Share

Sunggal, Deliserdang – Ayomedan.com: Menindak lanjuti himbauan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, terkait penerapan pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan oleh seluruh sekolah di wilayahnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Paya Geli melakukan pengecekkan dan persiapan pihak Sekolah Dasar (SD) Negeri 101731 dan 105275, yang kebetulan berdekatan dengan Kantor Desa.

Peninjauan ini dilakukan oleh Kepala Desa Paya Geli, dalam hal ini diwakili perangkat Desa Hardi Ismanto bersama Ketua BPD Desa Paya Geli Yusnardi S.Pd.i dan beberapa staf kantor Desa.

“Pemerintah Desa wajib melakukan peninjauan keseluruh sekolah yang ada di Paya Geli ini. Agar pembelajaran tatap muka nanti, dapat berjalan lancar sesuai dengan himbauan dari pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dengan penerapan prokes yang ketat,” kata Hardi Ismanto kepada wartawan, Jum’at (3/9/2021).

Menurut kandidat calon Kepala Desa Paya Geli ini, selain meninjau kesiapan pihak sekolah. Pemerintah Desa dan Satgas PPKM akan mengadakan penyemprotan setiap kelas yang akan dipakai proses belajar mengajar.

“Itu kita lakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus penyakit, terutama covid-19. Sebab, sudah lama lokal atau kelas yang terbiarkan, sehingga hampir seluruh bangku dan mejanya berdebu,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua BPD Yusnardi yang juga Wakil Ketua Satgas PPKM Desa Paya Geli, bahwa tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus covid-19 sangat diperlukan. “Karena, apabila tidak diantisipasi dari awal untuk pencegahannya, orang tua siswa pasti kawatir melepas anaknya untuk bersekolah secara tatap muka.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri 105275 Suhartono S.Pd menambahkan, bahwa siswa maupun guru untuk melakukan kegiatan ajar mengajar sudah lama dirindukan. “Sebelum covid-19 melanda, kami menikmati rutinitas profesi seorang guru. Canda dan tawa bersama para siswa, menjadi dinamika yang sulit dilupakan. Dan jati diri seorang guru tidak kami rasakan lagi setelah wabah covid-19 menyerang,” tuturnya.

Setelah mengetahui wacana pemeritah akan memberlakukan sekolah secara tatap muka, lanjut Suhartono, seluruh tenaga pengajar di sekolah yang dipimpinnya, siap mensukseskan kegiatan belajar mengajar tersebut.

“Saya bersama seluruh guru akan melakukan yang terbaik, guna mendukung program ini. Termasuk menerapkan prokes ketat kepada seluruh siswa yang akan mulai belajar normal pada hari Senin nanti,” pungkasnya. (ams)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *