Dalam Reses Sesi I David Roni G Sinaga Masyarakat Pasar Merah Timur Minta Pelayanan Keamanan dan Kesehatan Ditingkatkan

Dalam Reses Sesi I David Roni G Sinaga Masyarakat Pasar Merah Timur Minta Pelayanan Keamanan dan Kesehatan Ditingkatkan

Share

Medan – Ayomedan.com: Guna menampung aspirasi dan menyelesaikan permasalahan warga di Dapilnya, kembali anggota DPRD kota Medan David Roni Ganda Sinaga SE, melaksanakan Reses masa sidang I Tahun Ketiga Tahun Anggaran 2021, yang dilaksanakan di Jalan Sukmawati No.7  Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Sabtu (18/12/2021).

“Pelaksanaan Reses ini, merupakan program anggota dewan untuk menyerap aspirasi Bapak dan Ibu, agar masukkan serta usulannya nanti dapat kami tindaklanjuti, sesuai pokok permasalahan yang terjadi. Dan untuk kepentingan masyarakat, hal itu harus segera terselesaikan,” katanya.

Politisi muda Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini meminta, agar masyarakat yang hadir tidak malu-malu untuk menceritakan semua permasalahan yang menyangkut pelayanan publik, kesehatan, infrastruktur, sampah, dan sebagainya yang dilakukan oleh pemerintahan kota Medan.

Dikatakan David Roni, sebelum kegiatan Reses ini dimulai, ada  kericuhan yang diduga dilakukan oleh organisasi kepemudaan Pimpinan Anak Ranting Pemuda Pancasila terhadap anggota BAPERA yang akan menghadiri kegiatan tersebut.

“BAPERA merupakan organisasi anti premanisme. Organisasi ini masih mentah atau masih bayi. Yang masih bisa diarahkan kepada jalur yang baik. Artinya, BAPERA merupakan organisasi intelektual, kreatif yang dibentuk untuk mendukung program pemerintah kota Medan,” tegasnya.

Disini kami juga berharap, lanjut David, agar Kapolsek Medan Area mengusut tuntas insiden yang terjadi menjelang dilaksanakannya kegiatan Reses. “Reses merupakan kegiatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Jadi kenapa ada salah satu organisasi kepemudaan yang mau menghalangi kegiatan tersebut. Berarti dengan sendirinya, mereka itu menentang program dari pemerintah,” tandasnya.

Kapolsek Medan Area AKP Sawangin SH, dalam arahannya mengungkapkan, dari segi keamanan, tiga pilar sangat mendukung kegiatan pemerintah, berupa kegiatan Reses yang hari ini dilakukan.

“Sekali lagi kami mohon maaf atas terjadinya insiden keributan yang diduga dilakukan oleh organisasi kepemudaan PP, saat kegiatan Reses hari ini. Untuk itu, Polsek Medan Area menjamin keaman masyarakat yang hadir dalam acara ini. Kita akan tindak lanjuti nanti, kenapa hal ini bisa terjadi,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Medan Area Hendra Asmilan mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan Reses yang dilakukan oleh bapak David Roni Ganda Sinaga, guna menampung aspirasi masyarakat.

“Dengan Reses ini saya berharap seluruh permasalahan yang masih terkendala di Kecamatan Medan Area, dapat terselesaikan. Untuk itu saya himbau kapada masyarakat yang hadir, menyampaikan aspirasinya kepada bapak Roni agar dilanjutkan ke Pemko Medan,” imbuhnya.

Tanpa memperpanjang waktu, David Roni G Sinaga meminta masyarakat di Kelurahan Pasar Merah Timur untuk bertanyak dalam sesi tanyak jawab.

Penanyak pertama, Rolia Parhusip warga Gg Murni No.13 dikesempatan ini mengucapkan terimakasih atas direalisasikannya aspirasi warga di Gg Murni. “Disini saya juga memohon agar KIP untuk kuliah, namun biayanya sangat berat. Untuk itu saya berharap agar bapak Roni bisa menjembatani hal ini. Dan untuk bapak Kapolsek, kami sangat yakin dibawah kepemimpinan bapak nanti, daerah kami ini bisa aman dan nyaman dari premanisme. Tak lupa juga kepada bapak Camat, yang sudah dengan maksimal melakukan pelayanan

Sementara itu, Imam Pamuji warga Jalan AR Hakim mempertanyakan masalah kesehatan. Dirinya merupakan pengguna BPJS Kesehatan mandiri. Akibat Covid-19, ada pemutusan hubungan kerja. Sehingga BPJS tersebut tertunggak, dan tidak bisa digunakan berobat oleh istri saya yang menderita penyakit Lekumia (Kangker Darah).

“Jadi saya memohon kepada bapak David Roni agar bisa memberikan solusi atas permasalahan ini,” harapnya.

Menjawab pertanyaan Imam Pamuji, David Roni menyebut, kalau permasalahan tunggakkan iuran BPJS yang belum bisa dilunasi, ada solusi yang bisa dilakuka. “Segera komunikasi kepada staf saya, agar istri bapak segera dibawak ke RS Pirgadi Medan, yang biaya perobatan akan ditanggung oleh Pemko Medan,” ucap David.

Dinas Sosial yang diwakili Pendamping PKH, Cut Malahayati mengatakan KIP Kuliah itu harus terdaftar di Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS). “Melalui DTKS itulah nantinya didata, apakah ibu layak mendapat pelayanan itu. Sementara untuk peralihan BPJS Mandiri ke PBI (gratis), terlebih dahulu harus melunasi tunggakan iuran yang lama terlebih dahulu,” urainya.

Sedangkan Kasi Peserta Didik Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Medan, Erina Manik menambahkan, bahwa saat ini pemerintah kota Medan ada meluncurkan program kejar paket A dan B. “Ini dikhususkan kepada anak usia sekolah yang tidak mampu dibiayai oleh orang tuanya,” paparannya.

Diakhir pelaksanaan Reses Tahun ke III Tahun 2021, disaksikan ratusan masyarakat, perwakilan OPD, Camat Medan Area dan Kapolsek Medan Area, David Roni G Sinaga menyerahkan sebuah tong sampah berpilah kepada Kepling.
(ams-Red)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *