Di Reses Sesi Pertama, Antonius Tumanggor Minta Keluhan Lampu dan Perbaikan Jalan Warga Kelurahan Dwi Kora Direalisasikan Secepatnya

Di Reses Sesi Pertama, Antonius Tumanggor Minta Keluhan Lampu dan Perbaikan Jalan Warga Kelurahan Dwi Kora Direalisasikan Secepatnya

Share

Medan – Ayomedan.com: Antonius D Tumanggor S.Sos yang merupakan wakil rakyat dari Dapil I, meliputi Kecamatan Medan Barat, Medan Petisah, Medan Helvetia dan Medan Baru, kembali menjemput aspirasi masyarakat melalui Reses masa Sidang I (Pertama) Tahun ke III Tahun Anggaran 2021, di Jalan Kapten Muslim (Lapangan Sekolah Mariana) Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, Jum’at (17/12/2021) siang

Hadir pada kegiatan Reses ini antara lain, Dinas Pendidikan Kota Medan Indra Fauzi, Dinas Kesehatan diwakili Pendamping PKH Dian Putri SH, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Andranida, Dinas PU UPT Wilayah Barat Wawan S, Camat Medan Helvetia diwakili Untung S.M dan ratusan masyarakat.

Pada kata pembukanya, Antonius Tumanggor (ATR) menyampaikan, bahwa pelaksanaan Reses III masa Sidang II tahun 2021 yang dilaksanakannya pada hari ini, merupakan tugas rutin anggota DPRD Kota Medan. Guna menjemput aspirasi serta keluhan warga di Kelurahan masing-masing. Yang nantinya menjadi masukan bagi wakil rakyat, untuk dapat dibawa ke e-pokir maupun dimasukkan pada P-APBD 2022 saat sidang Paripurna DPRD kota Medan.

“Pada kesempatan ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi dan keluhan dari Bapak serta Ibu sekalian, mengenai pelayanan Instansi atau OPD, terkait masalah Jalan, Sampah, Penanganan Banjir, Kesehatan dan masalah Bantuan Sosial lainnya,” ucap Antonius.

Politisi Partai NasDem Kota Medan ini juga menerangkan, bahwa selain Reses, setiap bulan mereka juga melaksanakan Sosperda. Dan Reses hari ini mengundang OPD terkait, agar mereka dapat mendengar langsung keluhan para warga.

Sementara itu, Untung S.M mewakili Camat Medan Helvetia dalam arahannya meminta, agar masyarakat yang diundang dalam Reses ini harus banyak bertanya, apa permasalahan yang hingga kini belum terealisasikan.

“Saya minta masyarakat harus memanfaatkan momen Reses ini. Agar program kerja yang belum dikerjakan bisa tertampung didalam Reses ini nantinya. Sebab, bapak Antonius ini merupakan dewan yang aktif menyelesaikan permasalahan di Dapilnya,” ujar Untung.

Sesi Tanya Jawab

Penanyak pertama, Birgos Panjaitan warga Jalan Budi Luhur Lorong Asep mengungkapkan, bahwa jalan Lorong Asep belum pernah diperbaiki oleh Dinas PU. “Masak jalan dilorong lain sudah bagus, sedangkan lorong kami dari dulu hancur dan jelek,” bebernya.

Menjawab pertanyaan ini, Antonius Tumanggor meminta agar Dinas PU segera merespon keluhan warga ini. “Sebagai anggota dewan, saya malu mendengar permasalahan lorong Asep tidak selesai hingga saat ini. Saya minta Dinas PU segera menyelesesaikan permasalahan tersebut, kalau bisa sebelum Natal dan Tahun Baru,” tegas nya.

Dinas PU, menjawab bahwa mengenai permasalahan lorong Asep, akan secepatnya dikerjakan. “Saat ini lorong tersebut sudah dikeraskan, tinggal menunggu penyempurnaan nya saja,” jelas Wawan.

Sedangkan Riris Nainggolan, mengeluhkan masalah BPJS gratis dan itu keluar dari Dinas Sosial. “Tapi kenapa BPJS pusat menggunting kartunya, dengan alasan kartu tersebut jarang dipergunakan, dan dikatagorikan masyarakat mampu. Sedangkan kenyataan, perekonomian kami aja susah,” terangnya.

Mendengar hal ini, Politisi NasDem ini meminta agar kartu BPJS yang digunting tersebut diserahkan kepadanya. “Kita akan pertanyakan kepada pihak BPJS, apa permasalahan nya sehingga kartu ibu Riris digunting,” imbuhnya.

Sedangkan Dian selaku pendamping PKH menjawab, akan mempelajari permasalahan tersebut. “Saya selaku pendamping PKH, siap menindak lanjuti keluhan ibu Riris kepada pihak BPJS Kesehatan. Sekalian menghimbau agar ibu-ibu rajin menghadiri pertemuan yang dilakukan pihak PKH di kantor Lurah,” ujarnya.

Penanyak berikutnya Tenarore, warga Jalan Kapten Muslim Gg. Sepakat, mengeluhkan tinggi jalan dengan parit hampir sama. Dan lorong kami juga tidak ada dipasang lampu. “Sehingga apabila hujan sebentar saja, air parit menguap kejalan. Begitu juga akibat tak ada lampu, sering terjadi tindak kriminal disimpang Gg kami itu. Mohon di perhatikan permintaan kami ini,” harapnya.

Diakhir kegiatan Reses, Antonius meminta kepada seluruh dinas yang hadir agar merealisasikan keluhan masyarakat sebelum hari Natal tiba. Dan tak lupa ratusan masyarakat yang hadir mendapatkan seminar kit. (ams-Red)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *